toko tokek online | jual beli tokek aman dan terpecaya

kami menjual tokek 2 ons, 2,5 ons, 3 ons up & 4 ons up

Geliat Bisnis Tokek di Jepara

Posted by amirulll pada September 26, 2011

tokek

tokek

Mungkin tak banyak yang menyangka bahwa tokek ternyata bernilai jual tinggi. Bahkan, hewan yang sefamili dengan cicak itu, telah menjadi komoditas ekspor yang sangat menjanjikan, karena omzetnya bisa mencapai miliaran rupiah.

Seorang warga Semarang yang menekuni bisnis tokek / jual tokek. “Sekali transaksi, saya bisa mengantongi uang ratusan juta rupiah. Bahkan hingga miliaran rupiah. Dijelaskan bahwa, tokek yang bernilai jual tinggi itu memang bukan sembarang tokek. Beratnya per ekor harus lebih dari 3,5 ons. “Umumnya berat tokek di bawah 2 ons. Itu tak laku dijual. Kalaupun dijual, paling hanya laku Rp 2 ribu-3 ribu per ekor buat obat,” jelasnya.

Dia menambahkan, tokek sendiri bisa dibagi menjadi tiga jenis: tokek hutan, tokek batu dan tokek rumah. Masing-masing memiliki ciri khas yang membedakan. Namun, di antara ketiga jenis tokek itu, tokek rumah-lah katanya yang paling mahal.

Untuk tokek rumah seberat 5-5,9 ons, harganya bisa mencapai Rp 250 juta per ons, sehingga per ekornya bisa laku sampai Rp 1 miliar. “Bahkan, tokek dengan berat lebih dari 5,9 ons dihargai Rp 500 juta per ons,” tuturnya.

Pebisnis Tokek yang baru setahun menekuni bisnis tokek / jual tokek itu, menyatakan baru saja melakukan transaksi tokek rumah seberat 7 ons. Untuk transaksi itu, si mediator (penghubung, Red) meminta bayaran Rp 500 juta. “Anda percaya atau tidak, tapi ini benar-benar terjadi,” tegasnya meyakinkan.

Untuk jenis tokek lain, harganya memang tak setinggi tokek rumah. Tokek batu misalnya, harganya hanya Rp 5 juta per kg dan harga tokek campuran cuma seperempat harga tokek rumah. “Tokek batu itu besar-besar. Seekor bisa lebih dari 1 kg,” ujarnya.

Karena harganya yang sangat menggiurkan, wajar saja bisnis tokek / jual tokek tersebut sekarang menjadi santapan empuk para tukang tipu. Modus penipuannya bisa dilakukan dengan pemberian obat, makanan, atau alat pemberat lain yang mampu meningkatkan berat badan tokek. “Pernah ada yang memasukkan gotri (peluru) di tubuh tokek biar beratnya tambah,” ceritanya.

Namun, pengusaha multi-talenta tersebut memiliki cara sendiri untuk mengantisipasi penipuan dalam bisnisnya itu. Suami Tabita Sriwatiningsih tersebut menyatakan telah memiliki jaringan bisnis tokek / jual tokek yang kuat. Mayoritas pembeli yang dilayaninya adalah konsumen di luar negeri.

Sementara untuk jaringan ke bawah, mulai dari para penjual dan pengumpul, Hendra menggunakan cara tersendiri guna mencegah penipuan. Yakni, penjualannya melalui foto, serta pembayaran melalui beberapa tahap. “Usaha dengan omzet miliaran seperti ini rawan penipuan. Kalau tidak cermat, akan mudah ditipu makelar. Karena itu, saya punya cara sendiri untuk mengatasi penipuan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sistem penjualan tokek dipasarkan melalui foto tertutup. Tokek tidak diperlihatkan secara utuh. Namun, tokek difoto di atas timbangan digital, yang di sampingnya diletakkan koran untuk mengetahui tanggal berapa tokek tersebut difoto.

Foto tersebut kemudian dipasarkan melalui internet atau dikirim dalam bentuk print out. Orang yang hendak membeli tokek harus lebih dulu menyatakan sanggup bertransaksi dengan mentransfer sejumlah uang. “Selanjutnya, saat terjadi transaksi langsung, barulah dibayar lunas,” jelasnya.

Untuk pembelian dari pengumpul atau pemilik, Dia menggunakan tiga tahap pembayaran untuk menghindarkan penipuan. Pertama, pernyataan kesanggupan dengan membayar sejumlah tertentu. Lalu, selama beberapa hari, dia mengamati kondisi kesehatan tokek. Jika tokek tetap sehat, dirinya baru membayar uang muka. Baru setelah beberapa minggu dipastikan tokek dalam keadaan aman dan sehat, dia membayar lunas harga yang disepakati.

Mayoritas tokek itu dijual ke luar negeri. Namun, dengan alasan bisnis, dia enggan menyebutkan negara-negara pengimpor tokek asal Indonesia itu. “Ya, pokoknya dibeli orang luar sana, Mas,” tegas bapak empat anak itu.

Di luar negeri, tokek yang beratnya lebih dari 3,5 ons tersebut digunakan untuk bahan penelitian. Termasuk untuk menciptakan obat-obatan, pembuatan senjata biologi, serta kepentingan teknologi biologis lainnya. “Tokek untuk pengembangan teknologi ke depan tidak akan surut. Justru permintaan akan semakin tinggi,” ujarnya optimistis.

Untuk mengembangkan bisnis tokek / jual tokek tersebut, selain di Semarang, kini dia telah mampu membuka lima kantor pemasaran. Masing-masing yakni di Bekasi, Bandung, Surabaya, Denpasar dan Jakarta. Kantor cabang tersebut, selain untuk bisnis tokek / jual tokek, juga dimanfaatkan untuk bisnis lain.

About these ads

26 Tanggapan to “Geliat Bisnis Tokek di Jepara”

  1. Rhey said

    Ass..wr.wb

    Langsung aja nich bos!
    Mau nanya ni bos?
    Aku punya beberapa tokek rumah bos…
    Gimana cara pemasaran ke t4 anda bos.
    (Alamat kami di sulawesi-tenggara)
    1 dari 8 ekor tokek saya ada yg ber’ukuran 3,7 ons
    Sedang yg lain-lainya uda mulai menjadi kanibal tokek…
    Gimana cara mengantisipasi agar tokek2 tsb tdk saling membunuh.

    Di tunggu responya pak boss.

    • amirul said

      dipisahin kandangnya satu-satu. jangan ditaruh dalam satu kandang. sebetulnya tidak kanibal cuman saling berebut kekuasaan wilayah jadi ada kalanya ekor putus. antisipasinya cuman dengan cara dipisahin..

    • sulistyo eko nugroho said

      @mas rhey,,msh ada tidak tokek nya..klo msh ada hub sy di no 0878 7306 2985,,sulistyo

  2. yoenk said

    bang rhey mw di jual brapa tokekna? klo bisa aq minta no hpna ok…..

  3. bambang said

    bang aq nemu tokek dr dlm rumah,gak besar sih tp lumayan gede. mau aq jual,klo minat hub 088805248546

  4. rini shelvia said

    Sy mau jual tokek

  5. h. priyo said

    Aku juga mau jual tokek kalu minat hub aku di no 082892606002 Heru Jogja

  6. Jasa SEO said

    saya mau belajar bisnis tokek juga sepertinya bagus

    • amirulll said

      boleh silahkan gabung, atau bisa membeli ebook dari saya seharga 350rb “Sukses Berbisnis Tokek”, ebook ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi saya. dan real bisa diterapkan oleh pemula.

  7. andre said

    P.Amirul, sy ada kirim email dan foto tokek di badan 1 Mei lalu, tp blm ada balasan…
    thx-
    andre cikarang

  8. andi said

    bang! tokek saya pjg 37cm 200gr 1ekor 38cm 215 gr 1ekor dihargai brapa ? bru dpt dari paman penebang kayu, saya di balikpapan andi_padaunan@yahoo.com

  9. Huang Yang said

    saya pencari tokek 45cm jenis long buntut tikus ,kami sanggup membayar dgn hrga 2 milyar pereekor,bagi yg serius ajah ,,,
    yang berminat jual hub saya 0853 55 000 888 ,

  10. didik awannn said

    ada yang jual bibit tokek gak lokasi jakarta
    klw ada minta infonya ya 083807666919

  11. enisuryatini said

    aku punya 14 ekor tokek, tapi sayang banget aku di wilayah jatim

  12. heri said

    Ma’af ini saya mau tanya bagaimana cara mengukur panjang tokek…soalnya saya masih bingung dari ujung kepala sampai ujung ekor pa cuma sampai belakang kaki aja. . . ??

  13. KUN@NG2" said

    Yg laku mahal tokek apa toket gede gan?,mohon penjelasan!

  14. edi junaedi said

    mas,..di daerah sya di Banten banyak sekali tokek yg bersarang diatas plafon rumah….kalo memang laku sya mau ambil, sya pernah menangkap 1 ekor dan kyknya lumayan juga beratnya…dan kalau laku mulai yng berapa beratnya…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: